Islamic Widget

Selasa, 27 Juli 2010

Formulasi Dasar Niyat Sholat.

Sholat adalah Ibadah , kewajiban yang ditentukan waktunya.

Sudah cukup pelajaran sekolah dan madrasah untuk menjadi pengantar mengetahui adanya syarat dan rukun Sholat , selanjutnya mari dirikan Sholat itu dengan Tertib dan Benar ,susai dengan azas Iman , Islam , Ihsan.


Ada 3 Azas dasar sholat yang meliputi 13 rukunnya,
1. Rukun Qolbi [ 2 ]
2. Rukun Fikli [ 6 ]
3. Rukun Qowli [ 5 ]

1. Rukun Qolbi : Merupakan bentuk perwujudan pelaksanaan dari 2 Rukun Ihsan .
yang dalam pelaksanaan sholat diwujudkan dengan adanya [1] Niyat .[2] Tertib dari mulai niyat sampai dengan Salam [selesai sholat].


Tertib Niyat :
Niyat adalah Rukun Qolbi maka untuk melaksanakan harus dilaksanakan didalam Qalbu , jika dilaksanakan dengan melibatkan organ tubuh yang lain maka jelas terjadi pelanggaran terhadap ketertiban Rukun Niyat itu sendiri.

Jika memang sudah terbiasa menggunakan bacaan niyat maka mulailah membiasakan membaca didalam Qalbu [ seperti bacaan dengan kata awal Usholi atau Nawaitu ...].


Hubungan Niyat dengan Adzan ,
Adzan adalah seruan sekaligus tanda masuk waktu sholat , seruan atau panggilan Adzan diawali dengan takbir " Alllohu Akbar 3 X.
Ada sunah dalam menyahuti panggilan Sholat dengan mengatakan " la hauwla wala quata ila billah "[ tiada daya dan upaya melainkan dengan Allloh ]".

Untuk merealisasikan perkataan / pernyataan "ketiadaan daya [power - energi] ini harus dimulai dari yang paling dasar atau yang awal pertama dikerjakan yaitu NIYAT.

Karena, " Sesungguhnya Allloh tidak melihat apa yang kau kerjakan melainkan melihat hatimu " .

Maka marilah kita laksanakan Niyat sholat itu didalam Hati sebagaimana yang dikehendaki Allloh swt .

Tertib Niyat jika diuraikan adalah :
Diawali oleh Akal mengajak pada ,Kemauan, Tenaga /perbuatan , pengetahuan , penglihatan ,pendengaran dan perkataan bersatu berjamaah untuk melaksanakan sholat yang akan dikerjakan.

Tahukah apa yang disebut khusyu ..?
Khusyu itu adanya didalam hati , terjadinya khusyu adalah jika seluruh elemen isi hati tetap mufakat untuk bertahan berada didalam hati , untuk melaksanakan ibadah , jika ternyata ada satu saja yang mangkir tidak mau tetap dan keluar dari dalam hati maka terjadilah pecah perhatian atau batal khusyu.

I'tikab dan sholat sunah adalah sarana terbaik untuk belajar menyatukan isi hati agar dapat menjumpai " Khusyu " .



Formula dasar Rukun Qolbi.
Sebagaimana diterangkan dalam bab Baitulloh , maka diketahui bahwa sesungguhnya didalam hati[qolbu] terdapat 7 hal ;

1. Iradat [ Kehendak / kemauan ] [Ir]

2. Hayat [ Rasa ] [H]

3. Qodrat [ tenaga / energi ][Q]

4. Ilmu [ Pengetahuan ][Ip]

5. Samak [ Pendengaran ][S]

6. Bashar [ Pengelihatan ][B]

7. Kalam [ Perkataan ][K]

sehingga didapat Formula R.Qolbi [ menghasilkan khusyu]:

RQ = Akal >[ Ir+H +Q+Ip+S+B+K ].

Dengan pembacaan notasinya adalah : Rukun Qolbi mencapai Khusyu merupakan Mufakat antara Akal dengan ketujuh isi Baitulloh.

Bagaimana jika Ir atau kemauan tak di Hati , tentu sholat atau ibadahnya rusak karena tanpa adanya kemauan yg tetap dalam hati.

Bagaimana jika H atau Rasa tak dihati , tentu saja rasa akan liar kemana-mana sehingga ibadah juga jadi hambar.

Bagaimana jika Ip atau pengetahuan tak dihati ...jelas parah ibadah tanpa pengetahuan ,apalah yang dapat dikerjakan.

Demikian juga jika Penglihatan dan Pendengaran serta Kalam tidak manunggal dihati , tentu ibadah juga tidak akan menghasilkan apa apa.

Jadi Kemufakatan atau kemanunggalan tujuh anugerah ini harus tetap terjaga agar ibadah dapat khusyu dilaksankan.

Inilah rangkaian dari Formulasi Dasar Niyat sholat.


Sholat Bathin [ Sholat Rasa ]:

Dalam rangka melatih ketetapan hati ini dahulu para leluhur ditanah jawa bahkan mengajarkan cara latihan Khusyu dengan melaksanakan "Sholat Roso ".

Apa sebab Roso [ Rasa / Hayat ] itu dilatih tersendiri , karena dari sifatnya roso itu cenderung untuk menguasai atau menjadi raja didalam diri , maka perlu ditundukkan dan dikelola dengan benar melalui "sholat roso" , yang dalam pelaksanaan sama dengan I'tikap , Sholat Rasa / Sholat bathin hanyalah istilah bahasa untuk mendekati dengan sebuah kebiasaan dalam mencapai mudahnya pengertian dan pemahaman.

Didalam shalat Bathiniyah [ Rasa ] , Niyatnya Adalah Mufakat Antara Akal dengan Kemauan + Rasa + Tenaga.

Ak > [Ir + H + Q]

Kemufakatan ini hasilnya adalah Dzug [ Kemantapan awal bathiniyah ].
Formulasi Dzuk [ formula 3 + 1 ] Ak> [Ir+H+Q ].

Rumusan Fikly :
Dzuk + Ip [ Pengetahuan +B [Pengliatan ]

Rfb = AK> [ Ir+H+Q+Ip + B ]

Dibaca : Rukun fikly pada sholat Batin/Rasa/I'tikaf = Mufakat akal pada Kehandak , Rasa , Energi + Pengetahuan dan Penglihatan ( Formula 5+1)


Rumusan Qowly :
Dzuk + Ip +K [Perkataan ]

RQb = AK >[ Ir + H+ Q + Ip+ B+K ]

Dibaca : Rukun Qowly pada sholat Batin/Rasa/I'tikaf = Mufakat akal pada Kehandak , Rasa , Energi + Pengetahuan dan Pengelihatan + Kalam ( Formula 6+1)

Pada akhirnya akan capai kemufakatan segenap elemen Qolbu [bathiniyah].

.............

wallohus salam,







1 komentar: